Welcome to deINDIES.com - Keep High Indielism Spirit

Fenomena Band Jenaka

Komedi tidak hanya dimonopoli oleh seni peran, musik juga dapat dimainkan dengan gaya komedi atau berlirik jenaka. Musik dengan gaya kocak atau yang berlirik lucu ini telah hadir semenjak dahulu kala, walau sejarah awal mulanya grup musik seperti ini muncul kepermukaan tidak kita ketahui.

Mari kita ulas munculnya komedian musik di Indonesia.

Pertama yang kita kenal adalah sebuah grup parodi "Padhyangan Project" (mungkin sebelum itu masih banyak tetapi kita belum lahir atau masih sangat kecil sehingga belum mengenalnya, begitu juga vidclip-vidclip dangdut beberapa tahun yang lalu banyak yang membuat kita geli, betapa tidak karena vidclip-vidclip tersebut sering dihiasi oleh komedian-komedian Indonesia sebagai bintang utamanya. Apakah lirik lagunya ataukah bintang video clipnya yang membuat kita tertawa? tidakkah keduanya saling berhubungan karena adegan-adegan yang terdapat dalam sebuah video musik biasanya berdasarkan cerita dari lirik yang terkandung di dalam lagu tersebut. Ini juga tidak mendapat perhatian dari kita karena kurangnya minat dan perhatian kita untuk hal tersebut).

"Padhyangan Project" adalah sekumpulan mahasiswa dua kampus besar di Bandung (Universitas Padjadjaran dan Parahyangan). Mereka sudah eksis sejak lama di Bandung, spesifikasi mereka adalah memparodikan lagu-lagu atau tampil di panggung dengan lawakan ala parodi kabaret. Sempat mengisi acara tetap di Radio OZ Bandung, sampai kemudian mereka mendapat kesempatan untuk merilis album (source : Indolawas)

Kemudian "Padhyangan Project" ini diteruskan oleh junior-junior mereka yaitu "Project Pop"." Project Pop" ini sedikit lebih kreatif menurut kita, senior mereka "Padhyangan Project" membawakan lagu-lagu top mancanegara dengan lirik yang telah diubah sehingga menjadi parodi sedangkan "Project Pop" membawakan lagu-lagu dengan lirik dan aransemen mereka sendiri. Tingkah dan lirik dalam lagu-lagu mereka memang membuat kita tertawa.

Keberhasilan grup komedi ini diikuti oleh beberapa band yang mulai membawakan musik secara jenaka. Sebut saja "Wong Pitu" dan "Team Lo", kedua band ini sering tampil ditelevisi membawakan lagu-lagu yang sedang disukai saat itu dengan sedikit perubahan lirik atau dengan aransemen kocak dan juga dandanan serta gaya yang tak kalah lucunya.

Diluar jalur mainstream kita dengar "The Panas Dalam". Band ini berasal dari Bandung-Jawa Barat, Bandung memang gudangnya orang kreatif. The Panas Dalam tampil membawakan lagu-lagu mereka dengan lirik-lirik nakal dan lucu yang padat berisi tentang segala seuatu dalam hidup ini, banyak jempol untuk band satu ini, mereka dapat dengan jenaka menyuarakan aspirasi uniknya.

Satu lagi rekomendasi kita untuk band sejenis adalah "Goblocks". Band asal Jakarta ini hampir sama dengan "The Panas Dalam" tapi dengan genre musik yang berbeda. Musik "Goblocks" terdengar sedikit lebih modern ketimbang "The Panas Dalam".

Satu lagi band yang baru beredar di televisi bertingkah kocak dan berlirik nyeleneh adalah "Kuburan". Dari style mereka kita pasti mengira mereka adalah anak-anak Glam Rock, but ketika mulai bersenandung semua ternyata salah. Kuburan mungkin memang band yang beraliran keras tapi masuk ke jalur mainstream mereka berganti genre (itu menurut kita loh).

Selain "Kuburan" masih banyak band-band Indonesia yang tampil nyeleneh di layar televisi kita, dari kesemuanya ada yang memang tampil dengan skill dan musikalitas yang cukup tinggi walau mereka tampak jenaka, tapi ada pula yang hanya mengandalkan tingkah konyol mereka tanpa musik yang baik.

Fenomena band-band jenaka ini makin menjadi-jadi ketika bulan Ramadhan ini tiba, seperti kebanjiran job, band-band sejenis ini setiap harinya terlihat di layar kaca televisi Indonesia. Apakah kalian termasuk penikmat musik mereka atau tidak yang jelas sekarang sudah mulai menjamur band-band sejenis ini.


Comments
Add New Search
GVmovie  - hi     |2009-09-13 08:43:49
nice for visited me, and nice to be here,
deINDIES  - re: hi   |2009-09-13 11:16:33
Ica  - everything     |2009-09-13 16:58:57
Saya kebetulan jarang nonton TV karena memang jam kerja dari pagi ampe jam 10
malam.. lebih banyak bergaul dengan komputer.. jadi kurang paham dengan
perkembangan lagu indonesia sekarang2 ini.. kalau lagunya kedengaran enak di
teling ya ikut nikmatin
deINDIES   |2009-09-13 18:47:52
sebenarnya musik didengar bukan dilihat, maka lebih baik mendengar
ketimbang menonton dari televisi karena seringkali musik yang baik dipandang
sebelah mata karena penyajinya (bandnya) tidak "good looking".

Dengarkan saja yang menurut kita asyik dan tinggalkan yang merusak mood kita
hehehe

Hidup musik Indonesia
akhatam     |2009-09-14 07:39:15
wah mantap nih... met kenal ya bro...
attayaya  - attayaya     |2009-09-15 08:32:19
yup bener
pokoke menghibur
termasuk yang jebolan API TPI
yang kepalanya botak,
giginya maju
lupa namanya
deINDIES   |2009-09-15 08:42:30
wuih udah maen fisik nih hahaha
attayaya  - attayaya     |2009-09-15 22:53:03
sahurrrrrrrrrrr...............
deINDIES   |2009-09-16 03:54:29
hahahaha
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
Powered by Compo Comment

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

deINDIES.com

Get the HTML Code:

Join My Community at MyBloglog! Display Pagerank blog-indonesia.com Blognya Todes Subscribe to updates
Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.